Kepala Bi Cirebon Apresiasi Kinerja Pengurus Kopkar Karya Bina

Rabu, 07 Maret 2018 - 08:27:58 WIB
Di baca : 597 - kali diposting oleh : admin web




Kepala Bank Indonesia (BI) KPw Cirebon, M.Abdul Majid Ikram mengapresiasi pengurus Koperasi Karyawan (Kopkar) Karya Bina karena koperasi milik karyawan BI tersebut mampu menunjukkan kineja yang membanggakan.

Hal itu disampaikan M.Abdul Majid di sela Rapat Anggota Tahunan (RAT) di aula kantor Bank Indonesia di Jalan Yos Sudarso No. 5-7 Cirebon. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Yati Rohayati, Wakil Ketua Dekopinda Kota Cirebon, Maman dan tamu undangan lainnya.

Apresiasi itu diberikan antara lain karena adanya peningkatan aset kopkar seperti, simpanan sukarela meningkat sebesar 243,56% atau Rp 19.907.268 dari Rp 8.173.370 menjadi Rp 28.080.638. Utang kepada bank mengalami penurunan sebesar Rp 994.956.231 (19,28%) dari Rp 5.161.063.115 menjadi Rp 4.166.106.884. Hal itu karena tidak ada penambahan plafond dan pembayaran angsuran.

Modal koperasi baik modal sendiri berupa simpanan anggota (pokok dan wajib) dan cadangan, maupun modal donasi dan sisa hasil usaha tahun berjalan meningkat sebesar Rp 136.784.405 (18,01%), yaitu dari Rp 759.463.516 menjadi 896.247.921.

Adapun sisa hasil usaha (SHU) meningkat sebesar Rp 14.879.514 (6,23%) dari Rp 238.708.464 menjadi sebesar Rp 253.587.978. Peningkatan terjadi karena adanya kenaikan pendapatan yang berasal dari pengadaan barang, penyediaan jasa, pendapatan lain serta pendapatan penjualan barang-barang warung.

“Saya mengapresiasi pendapatan yang diperoleh Koperasi Karyawan Karya Bina yang luar biasa. Namun sedikit saya ingin memberi catatan, pengurus harus lebih selektif dalam memberi pinjaman kepada anggota. Khusus untuk pengajuan yang dilakukan karyawan BI KPw Cirebon ke depan harus ada persetujuan dari saya,” tandas Abdul Majid.

Di sisi lain, ia juga meminta agar pendapatan koperasi jangan hanya mengandalkan dari simpan pinjam. Sebab kenaikan pendapatan dari simpan pinjam bukan prestasi, melainkan kegiatan normatif yang ada di dalam koperasi. “Pokoknya semangat koperasi harus menyejahterakan anggotanya,” tegas Abdul Majid.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Cirebon, Yati Rohayati mengaku bangga karena Kopkar Karya Bina ini mampu melaksanakan RAT tepat waktu. Di sisi lain, SHU yang dibagikan juga cukup besar.

“Pada kesempatan ini saya pun ingin mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur dengan bujuk rayu investasi berkedok koperasi. Sebab saya banyak menerima keluhan masyarakat seputar investasi atas nama koperasi, misalnya Family 100 yang kini sudah masuk proses persidangan di pengadilan negeri,” ungkapnya.

Yati mengingatkan, ada dua poin yang harus diperhatikan oleh masyarakat dalam menyikapi investasi berkedok koperasi, yakni faktor logis dan legal. Jika sudah di luar nalar, misalnya bunga yang diberikan di atas normal maka harus hati-hati.

Di bagian lain, Ketua Koperasi Karyawan Karya Bina Bank Indonesia Perwakilan Cirebon, Wahyudi Nugroho berjanji akan memperhatikan berbagai masukan yang diberikan. Ia menyakini, jika semua masukan tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan kinerja di tahun berikutnya.

“Ini adalah tugas berat karena menyangkut kepercayaan anggota. Namun berkat dukungan pimpinan BI beserta jajaran, kami akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi anggota,” ujarnya.

Wahyudi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala BI KPw Cirebon yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan koperasi, serta jajaran pengawas, manager dan pengurus koperasi yang selalu kompak dalam membangun koperasi untuk terus berkiprah lebih baik lagi.

“Apalagi saat ini kami merangkul banyak pengusaha UMKM yang menjadi binaan Kopkar Karya Bina. Tujuan kami adalah agar UMKM dapat berkembang dengan baik dan menunjukan eksistensinya di tengah persaingan usaha yang semakin ketat,” paparnya.

Di akhir RAT dilakukan pembagian doorprize dengan beragam hadiah menarik.

@Red



Baca juga
0 Komentar :



Mitra Kami


JIWASRAYA
BANK BNI
BANK MANDIRI
Woori Bank
BANK INDONESIA
Bank Central Asia